Lebih Dekat Bersama Menteri Kesehatan RI: Kunjungan Kerja BGS ke BBKK Tanjung Priok

Lebih Dekat Bersama Menteri Kesehatan RI: Kunjungan Kerja BGS ke BBKK Tanjung Priok

Jumat, 29 Mei 2026 – Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Tanjung Priok Dr. Anak Agung Ngurah Kusumajaya, SP, MPH menerima kunjungan kerja Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin beserta jajaran pejabat pimpinan tinggi Kementerian Kesehatan. Kunjungan Menteri Kesehatan RI tersebut dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Pimpinan yang turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan I, Wakil Menteri Kesehatan II serta pejabat Eselon I Kementerian Kesehatan yang berlangsung di BBKK Tanjung Priok .

Sebelum menghadiri agenda Rapat Kerja Pimpinan, Menteri Kesehatan menyempatkan diri untuk meninjau secara langsung kegiatan pelayanan di BBKK Tanjung Priok, mulai dari pelayanan dokumen kesehatan kapal hingga pelayanan vaksinasi internasional. Menteri Kesehatan juga meluangkan waktu berkeliling di area gedung untuk melihat fasilitas yang tersedia di BBKK Tanjung Priok dalam melakukan pelayanan kesehatan masyarakat di area pelabuhan.  

 

Selanjutnya, Menteri Kesehatan membuka sesi diskusi dan tanya jawab dengan para pegawai BBKK Tanjung Priok. Dalam sesi tersebut, berbagai isu terkait pelaksanaan tugas dan fungsi BBKK Tanjung Priok dibahas secara terbuka. Menteri Kesehatan RI memberikan arahan terkait pentingnya peran Champion BBKK Tanjung Priok sebagai bagian dari agen perubahan dalam mendukung implementasi pesan-pesan perubahan budaya kerja yang telah disampaikan sebelumnya oleh Menteri Kesehatan. Perubahan paradigma kerja yang dimaksud yaitu perubahan yang lebih berorientasi pada pencegahan melalui pendekatan Risk Base Assesment (RBA) guna memperkuat transformasi pelayanan dan pengawasan kesehatan di pintu masuk negara.

Pada kesempatan diskusi tersebut turut membahas kesiapan logistik kesehatan, terutama ketersediaan stok vaksin Yellow Fever yang menjadi salah satu jenis layanan penting bagi pelaku perjalanan internasional. Pegawai BBKK Tanjung Priok juga menyampaikan pentingnya menjaga ketersediaan vaksin secara berkelanjutan guna mengantisipasi peningkatan permintaan dan memastikan pelayanan vaksinasi berjalan optimal. Menteri Kesehatan menanggapi berbagai masukan tersebut dengan menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kualitas fasilitas, serta dukungan logistik yang memadai untuk menunjang pelaksanaan tugas kekarantinaan kesehatan.

 

Beberapa pegawai BBKK Tanjung Priok juga menyampaikan kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk renovasi gedung yang memerlukan pembaruan agar lebih mendukung pelayanan dan kenyamanan dalam bekerja. Selain itu, kebutuhan peningkatan infrastruktur pendukung seperti peralatan operasional, sistem teknologi informasi, serta fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian dalam diskusi.

Kehadiran Menteri Kesehatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan arahan sekaligus mendengarkan langsung kendala yang dihadapi pegawai BBKK Tanjung Priok dalam menjalankan tugasnya di lapangan untuk menjaga kesehatan di pintu masuk negara.

Share
WhatsApp
BALAI BESAR KEKARANTINAAN KESEHATAN TANJUNG PRIOK - Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)     •     BALAI BESAR KEKARANTINAAN KESEHATAN TANJUNG PRIOK - Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)